Destinasi wisata unik bisa jadi tujuan berlibur di akhir pekan guna mendapat pengalaman liburan yang berbeda dari biasanya.

Dan yang sedang berkunjung ke Jogjakarta, maka jangan sampai Anda melewatkan untuk datang ke museum unik yang satu ini.

Karena sesuai namanya, museum satu ini menawarkan pengalaman unik yang berbeda dari museum kebanyakan.

Pengunjung dapat merasakan ke seruan berjalan di atas sebuah jembatan tua yang melintang di atas jurang penuh lahar.

Terdapat pula efek tipuan mata berupa memadamkan semburan api dari mulut naga.

Penasaran bukan? Bagaimana sih bentuk dari museum ini? Nah untuk menjawab pertanyaan Anda maka simak artikel berikut ini.

Informasi De Mata Trick Eye Museum

Lokasi De Mata Trick Eye Museum

Alamat : XT Square, Jl. Veteran No.150-151, Pandeyan, Kec. Umbulharjo, Daerah Istimewa Yogyakarta

Harga Tiket De Mata Trick Eye Museum

TipeNominal
De MataRp30.000-Rp50.000
D’Walik Rp30.000-Rp50.000
De Arca/TerusanRp100.000-Rp140.000

Jam Operasional De Mata Trick Eye Museum

HariPukul
Senin10.00-18.00
Selasa10.00-18.00
Rabu10.00-18.00
Kamis10.00-18.00
Jumat10.00-18.00
Sabtu10.00-18.00
Minggu10.00-18.00

Explorer Wisata Museum

1. De Mata

De Mata Trick Eye Museum
Picture by @kiagungprestis2

De Mata Trick eye Museum yang unik ini menawarkan pengalaman wisata baru bagi para pengunjungnya.

Kita akan dapat merasakan pengalaman menyeberang di atas jembatan kayu tua di mana di bawah nya terdapat sungai lahar panas membara.

Selain itu, kita juga dapat merasakan pengalaman menerima bunga tanda kasih secara langsung dari Sri Sultan Hamengku Buwono X.

Semuanya disajikan dalam bentuk ilustrasi tipuan mata yang tampak nyata di dalam museum satu ini.

Pengunjung juga akan merasakan sensasi tiga dimensi dengan aneka pose serta latar belakang mengagumkan seperti kenyataan.

Terdapat total 120 gambar 3 dimensi yang terdapat di museum ini.

Adanya De Mata Trick eye Museum dalam XT Square menjadikan nya sebagai destinasi wisata baru yang unik serta cukup spektakuler.

Hal ini terutama wahana museum yang menyajikan latar belakang foto tiga dimensi ini adalah yang pertama di Jogjakarta dan di Jawa Tengah.

Selain itu, ragam gambar serta latar belakang yang disajikan tak sekedar hanya pemandangan saja.

Namun juga olahraga, tokoh penting, super hero, sirkus hingga aneka objek wisata yang ada di Jogjakarta termasuk Taman Sari serta Pagelaran Kraton.

Kita bisa memilih sendiri hendak berpose dengan latar belakang yang mana agar didapat hasil foto yang memuaskan dan beda dari yang lain.

De Mata Trick eye Museum menempati basement XT Square di Jogja dan gambar-gambar tiga dimensi diletakkan dengan konsep labirin.

Pengunjung takkan dibuat jenuh olehnya. Sebagian besar dari gambar tiga dimensi ini sendiri ialah kreasi dari Petrus Kusuma serta mahasiswa seni rupa dari ISI Jogjakarta.

2. Museum D’walik

De Walik Trick Eye Museum
Picture by @sibolang320

Menjelang libur Idul Fitri pada 2017 lalu, Museum De Mata serta De Arca turut membuka satu wahana baru yaitu Dwalik.

Pengelola telah menyiapkan 30 wahana di dalam dengan konsep Illusions Room.

Museum Dwalik ialah museum rumah terbalik paling besar yang koleksi nya paling banyak di seluruh Indonesia sehingga memberi sensasi berbeda.

Salah satu wahana dalam Dwalik ialah Horror Room dengan tema ruangan mengerikan penuh darah.

Akan ada sensasi berfoto tersendiri yang dirasakan saat berada di dalam Horror Room dan mengabadikan gambar di sana.

Di dalam nya akan kita temukan properti tengkorak yang berdarah hingga penuh rayap sehingga memberikan kesan mengerikan.

Selain Horror Room, terdapat pula ruangan Anti Gravity serta Ruangan Disko yang diatur agar memberi kesan berbeda pada para pengunjung nya.

Ada lagi ruangan Barber dan ruang angkringan lengkap dengan gerobaknya. Pengunjung akan dapat berinteraksi serta berfoto dengan semua properti yang ada di ruangan tersebut.

Dwalik sebagai bagian dari De Mata Trick eye Museum turut dilengkapi fasilitas berupa De Mata Studio serta teknologi green screen.

Tema yang diusung sendiri sudah cukup anti mainstream karena editing nya lebih menarik.

3. Wana De Arca

De'Arca Trick Eye Museum
Picture by @Hariyanto_ktm

Tersedia pula paket foto untuk para pengunjung yang ingin berfoto bersama para fotografer profesional.

Wana De Arca juga turut menambahkan sebanyak total 8 patung baru. Di antaranya adalah Avatar Jack serta Neytiri yang tingginya mencapai 3 meter dan bisa diajak foto oleh para pengunjung.

Patung-patung baru ini dilengkapi 3D Artworks sehingga semakin mendukung latar belakang foto.

Pengunjung juga bisa berselfie bersama para karakter dalam film-film superhero seperti Star Wars dan X-Men.

De Arca yang masih berdekatan dengan De Mata Trick eye Museum turut menawarkan pengalaman berfoto bersama manusia tertinggi, manusia terpendek hingga manusia terbesar di dunia.

Semuanya dalam bentuk patung dengan latar belakang yang mendukung sehingga kita akan tampak seolah benar-benar tengah mengambil gambar bersama mereka.

Bahkan kini telah tersedia aplikasi AR De Arca yang akan memberi informasi pada pengunjung terkait patung-patung yang ada dalam museum. Aplikasi tersebut bisa kita dapatkan secara gratis di PlayStore.

Bisa dikatakan bahwa De Mata Trick eye Museum serta De Arca akan memberi kita pengalaman berbeda dari mengunjungi suatu museum.

Berlibur di museum tidak selalu membosankan dan hanya berisi kegiatan melihat-lihat barang pajangan.

Namun di sini, kita akan dapat berinteraksi dengan aneka properti yang ada di dalamnya.

Tak sekadar melihat dan menyentuh, namun juga berfoto secara ekspresif. Ini tentu menjadi daya tarik tersendiri dari De Mata Museum yang takkan kita temukan pada museum-museum lain nya yang ada di Indonesia.

14 Tempat Wisata di Magelang yang Bikin Mempesona

Akhir Kata

Sekian pembahasan Liburanih kali ini, mohon maaf apabila ada kesalahan dalam penulisan, Terima Kasih.

Taufiq
Seseorang sangat hobi travelling untuk menikmati ciptaan tuhan yang luar biasa.